Ganasnya Kutu Laut Yang Menghebohkan

Berita-berita akhir ini heboh dengan adanya kejadian kutu laut yang menyerang manusia. Seorang remaja di Australia kakinya diserang oleh kutu laut hingga berdarah-darah. Remaja Australia bernama Sam Kanizay (16) diberitakan usai berendam di Pantai Brighton, Melbourne, Australia, mendapati kakinya berlumuran darah yang tak henti-hentinya mengucur. Pada awalnya sang Ayah melihat mahluk kecil seperti tungau yang berjumlah sangat banyak ada di kaki sang anak yang terus mengeluarkan darah. Mahluk kecil dalam jumlah banyak ini tak henti-hentinya menyedot darah di kaki Sam. Akhinya sang Ayah melarikan Sam ke rumah sakit untuk segera di tangani. Hasil analisa dokter,  hal ini disebabkan oleh gigitan kutu laut. Akibat gigitan kutu laut ini, kaki Sam terluka hingga berlubang-lubang.

Berdasarkan situs Wikipedia, kutu laut adalah sekelompok spesies hewan copepoda dari ordo Siphonostomatoida, yaitu famili Caligidae. Terdapat sekitar 559 spesies di 37 genera, termasuk 162 spesies Lepeophtheirus dan 268 spesies Caligus. Kutu laut merupakan ektoparasit yang memakan lendir, jaringan epidermis, dan darah dari ikan laut inangnya. Salah satu spesiesnya yaitu Caligus rogercresseyi menjadi parasit utama di pembudidayaan salmon di Cile.

Kutu Laut
Kutu Laut (Sumber Gambar BBC)

Secara fisik, mahluk ini memang dirancang memiliki bentuk gigi yang tajam seperti ikan piranha yang bisa merusak daging. Makanan alaminya sebenarnya adalah bangkai-bangkai yang berada di laut seperti ikan-ikan mati atau bangkai burung yang berserakan di laut atau pantai. Akibat kejadian ini, kasus menjadi perhatian publik dan menarik minat seorang profesor dari Monash University School yang bernama Richard Reina.
“Sejauh yang saya tahu tidak ada luka terbuka. Pendarahan terjadi karena dia lama berada di dalam air. Rasanya seperti ratusan nyamuk menyedot darah Anda,” kata Reina dilansir dari CNN.

Sementara itu menurut para ahli sendiri menyatakan bahwa kejadian ini tidak perlu di khawatirkan. Karena pemuda Sam ini hanya mengalami sial saja. Karena kutu laut secara alami tidak menyerang organisme yang masih hidup. Kebetulan Sam sedang berada tidak jauh dari dekat pantai Melbourne yang pada saat kejadian ditemukan banyak ikat mati. Dugaan awal kutu laut ini sedang menikmati daging ikan mati namun secara tidak sengaja terseret hingga menuju posisi dimana Sam sedang berada.

Kejadian ini sebenarnya bukan yang pertama kali terjadi di Australia. Pada tahun 2015 seorang pria juga dikabarkan terkena serangan kutu laut ini ketika sedang bersantai di laut. Dan tidak jauh dari posisi kejadian ini juga ditemukan banyak bangkai ikan berserakan.

Kutu Laut
Sam meninggalkan rumah sakit (Foto Daylimail.co.uk)

Sedangkan Sam saat ini diberitakan sudah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit setelah dirawat secara insentif selama 3 hari. Dilansir dari Daylimail, akibat serangan kutu laut ini Sam masih diharuskan untuk memakai kursi roda. Sam Kanizay sendiri meninggalkan rumah sakit dengan senyum di bibirnya. Nah buat kamu hati-hati jika sedang berada di pantai Australia ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *