Bisakah Baterai Smartphones Meledak?

Seperti yang kita tahu akhir-akhir ini gencar sekali berita penarikan atau recall ulang unit Samsung Galaxy Note 7 yang memiliki masalah baterai. Bahkan ada berita yang menyebutkan jika baterai ponsel Note 7 meledak (baca disini Gan : sumber atau sumber) !! Coba search di Google dengan kata kunci “note 7 exploded” niscaya akan didapati beberapa berita tentang baterai Note 7 meledak. Apakah memang demikian ? apakah bisa baterai ponsel smartphone meledak?

Coba lihat gambar berikut adanya laporan ledakan Galaxy Note 7 ketika berada di saku pemiliknya.

Baterai Samsung Note 7 Meledak di Saku (sumber)
Baterai ponsel saat ini sudah menggunakan Lithium yaitu Li-ion dan Li-Po. Keduanya menggunakan bahan yang mudah terbakar dan semua baterai mempunyai sebuah katoda dan anoda (positif dan negatif). Di dalam baterai, anoda dan katoda dipisahkan dengan sebuah membran. Jika sisi anoda menyentuh katoda akan menimbulkan reaksi kimia yang dalam hal ini adalah baterai lithium akan beraksi secara cepat. Tentu saja reaksi itu bukan sebuah ledakan hebat namun proses pembakaran yang sangat cepat. Dan untung saja di dalam baterai tidak ada bahan bakar yang bisa saja akan membuat ledakan hebat namun tetap saja reaksi pembakaran tersebut bisa berakibat fatal hingga radius sekitar setengah meter. Cekidot video dibawah ini Gan:

Jadi di dalam baterai terdapat 3 layer atau lapisan yaitu katoda – membran – anoda. Membran digulung sedemikian rupa untuk melindungi agar katoda tidak menyentuh anoda. Jadi kondisi membran yang buruk atau jelek tentu saja akan membahayakan jika sampai  katoda menyentuh sisi anoda seperti kasus Note 7 ini maka akan membuat baterai terbakar.

Semua baterai lithium mempunyai sebuah sirkuit untuk mengatur suhu. Jika baterai mengalami panas hingga suhu tertentu maka proses pengisian daya akan otomatis stop. Karena jika suhu baterai panas akan mempercepat kerusakan pada membran pelindung yang akhirnya bisa menyebabkan resiko anoda menyentuh katoda. Cekidot video dibawah ini Gan bagaiman baterai Note 7 terbakar:

Nah jadi pertanyaanya adalah : Bisakah Baterai Smartphones Meledak?
Smartphone yang kita gunakan tentu saja sudah di atur sedemikian rupa agar tidak mengalami hal-hal semacam ini namun tetep saja mempunyai bahaya yang terpendam. Jadi kita menggunakan smartphone rawan bahaya ledakan baterai? Tidak juga Gan namun BISA SAJA hal ini terjadi. Itulah mengapa gunanya QC atau Quality Control. Jika sebuah perusahaan melakukan QC dan ditemui ketidak layakan pada produk tentunya produk tersebut tidak akan dipasarkan. Namun dalam kasus Note 7 ini sepertinya manufaktur baterai mengalami kebocoran QC sehingga banyak produk Note 7 yang sudah terjual di tarik kembali atau recall.

Dari kejadian ini bisa diambil kesimpulan jika kita harus lebih hati-hati dalam memperlakukan baterai ponsel. Meski sudah ada fitur stop otomatis pengisian daya / charging akan lebih baik jika kita tidak membiarkan perangkat yang menggunakan baterai untuk dibiarkan mengisi daya dalam waktu lama. Jika sudah penuh akan lebih baik di cabut atau dihentikan proses pengisian daya. Hindari proses charging semalaman hingga pagi. Batas maksimal panas baterai adalah 60 derajat celcius. Jika baterai sudah kembung atau rusak saya sarankan untuk segera melakukan penggantian unit baterai. Keep safe with smartphones. Semoga bermanfaat.

You May Also Like

About the Author: Danar

Halo, selamat datang di blog saya yang sederhana ini. Semoga artikel yang saya sampaikan ini memberikan manfaat bagi para juragan sekalian. Jangan sungkan untuk menanyakan melalui kolom komentar yang sudah tersedia. Terimakasih sudah mampir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *